Dhitaketawa's Blog

dunia IT multistudi high school

25 komponen pada toolbox dan fungsinya 18 Februari 2010

Filed under: Uncategorized — dhitaketawa @ 10:21 am

1.BUTTON -> untuk menampilkan sebuah tombol dalam sebuah aplikasi

2.LABEL -> untuk menampilkan huruf atau teks dalam sebuah aplikasi

3.TEXTBOX -> untuk menampilkan dan menerima input text dari seorang user

4.GROUPBOX -> sebagai containerdari komponen lain

5,LISTVIEW -> untuk menampilkan sebuah pilihan item dengan beberapa bentuk.

6.COMBOBOX ->untuk memberikan pilihan kepada seorang user.

7.TIMER -> untuk mengaktifkan kejadian atau perintah tertentu berdasarkan interval waktu tertentu

8.RADIO BUTTON -> untuk memberikan pilihan kepada seorang usr namun kita hanya dapat memilih 1 pilihan.

9.CHECK BOX -> untuk memberikan pilihan kepada seorang user namun kita bisa memilih lebih dari 1 atau tidak memilih

10.IMAGELIST ->untuk menyimpan kumpulan gambar

11.LISTBOX -> untuk menampilkan sekumpulan item.

12.TRACKBAR -> untuk memilih suatu nilai yang ada dalam range tertentu

13.COLOR DIALOG -> untuk memilih warna dari suatu kotak dialog

14.FONT DIALOG -> untuk memilih font dari suatu kotak dialog

15.OPEFILE DIALOG -> untuk memilih nama file melalui kotak dialog

16.PROGRASSBAR -> untuk memberi informasi tentang banyaknya proses yang telah dilakukan.

17.SAVE FILE DIALOG -> untuk menyimpan hasil karya

18.KONTROL SPLITER -> untuk membagi tampilan menjadi 2 tampilan

19.PICTUREBOX -> sebagai penampil sebuah foto atau gambar di dalam apilkasi

20.TREE VIEW -> untuk menampilkan item dan sub item secara terstruktur dari atas kebawah

21.TAB KONTROL -> sebagai wadah atau tempat diletakannya komponen lain

22.DATA TIME PICKER -> sebagai menampilkan sebuah kalender untuk memudahkan memilih gambar

23.POINTER -> untuk menunjuk control,layaknya mouse pointer pada windows dirancang untuk peletakan control pada setiap form.

24.IMAGEBOX -> untuk menampilkan gambar,file yang didukung bitmap

25.LINE -> untuk membuat garis dan macam-macam variasi

 

pengunaan operator 12 Februari 2010

Filed under: Uncategorized — dhitaketawa @ 2:44 am

Penggunaan operator AND
Fungsi : Untuk menyaring data tertentu dengan syarat lebih dari satu dengan ketentuan apabila semua syarat bernilai benar barulah hasilnya benar.
Bentuk penggunaan :
syarat1 AND syarat2 AND syarat3 …..
Contoh :
SELECT * FROM karyawan WHERE jabatan = ‘HRD’ AND tgl_masuk > #01/01/2005# ;

Penggunaan operator OR
Fungsi : Untuk menyaring data tertentu dengan syarat lebih dari satu dengan ketentuan apabila semua syarat bernilai salah barulah hasilnya salah.
Bentuk penggunaan :
syarat1 OR syarat2 OR syarat3 …..
Contoh :
SELECT * FROM karyawan WHERE jabatan = ‘HRD’ OR jabatan = ‘sales representatives’ ;

Penggunaan operator NOT
Fungsi : Untuk menegasikan atau membalik suatu kondisi.
Bentuk pemakaian :
NOT kondisi
Contoh :
SELECT * FROM karyawan WHERE NOT (jabatan = ‘HRD’ OR jabatan = ‘sales representatives’) ;

Pemakaian operator BETWEEN dan NOT BETWEEN
Fungsi : Untuk menyaring data dengan rentang tertentu (memiliki jangkauan).
Bentuk penggunaan :
field BETWEEN batas_bawah AND batas_atas ;
Contoh :
SELECT * FROM karyawan WHERE tgl_masuk BETWEEN #01/01/2007# AND #17/08/2007# ;

Pemakaian operator IN dan NOT IN
Fungsi : Untuk menseleksi data-data apa saja yang diinginkan dari suatu field.
Bentuk penggunaan :
field IN (‘data1’,’data2’,’data3, …..)
Contoh :
SELECT * FROM karyawan WHERE jabatan IN (‘HRD’,’customer service’) ;
artinya akan menghasilkan semua data dengan jabatan HRD dan customer service.

Pemakaian operator LIKE dan NOT LIKE
Fungsi : Untuk menseleksi data dengan kriteria mengandung kata atau klausa yang didefinisikan oleh LIKE
Bentuk penggunaan :
field LIKE ‘*klausa*’
Contoh :
SELECT nama FROM karyawan WHERE nama LIKE ‘*eli*’ ;
artinya nama-nama yang mengandung eli akan terpilih.
SELECT nama FROM karyawan WHERE nama LIKE ‘eli*’;
artinya nama-nama yang berawalan eli akan terpilih.

Pemakaian ORDER BY
Fungsi : Untuk mengurutkan data.
Bentuk penggunaan :
ORDER BY field
Contoh :
SELECT * FROM karyawan ORDER BY nama ;
Untuk mengurutkan dari besar ke kecil, tambahkan DESC
Contoh :
SELECT * FROM karyawan ORDER BY nama DESC ;

Query dengan beberapa tabel
Perintah SELECT dapat digunakan untuk menggabungkan data yang berasal dari lebih dari satu tabel.
Bentuk penggunaan :
SELECT tabel1.field, tabel2.field, …. FROM tabel1, tabel2, ….. WHERE kondisi
Contoh :
SELECT karyawan.nama, prestasi.penghargaan FROM karyawan, prestasi WHERE karyawan.nama = prestasi.nama ;

Pemakaian GROUP BY
Fungsi : Untuk mengelompokkan data dan membuat ringkasan data.
Bentuk penggunaan :
GROUP BY field
Contoh :
SELECT nama FROM karyawan GROUP BY nama ;

Pemakaian HAVING
Fungsi : Untuk menentukan kondisi bagi GROUP BY. Kelompok yang memenuhi HAVING saja yang akan dihasilkan ;
Contoh :
SELECT jabatan FROM karyawan GROUP BY jabatan HAVING jabatan <> ‘HRD’;

Penggunaan fungsi agregat
AVG : Menghasilkan nilai rata-rata
COUNT : Menghitung banyaknya record
MAX : Mengetahui nilai terbesar
MIN : Mengetahui nilai terkecil
SUM : Menjumlahkan data

 

Pada SQL terdapat DDL dan DML.

Filed under: Uncategorized — dhitaketawa @ 2:42 am

Data Definition Language (DDL) adalah perintah yang digunakan untuk mendefinisikan suatu database. Perintah – perintah yang termasuk dalam DDL adalah CREATE, DROP, ALTER.
Data Manipulation Language (DML) adalah perintah – perintah yang digunakan untuk memanipulasi data pada suatu tabel. Perintah – perintah yang termasuk dalam DML adalah SELECT, UPDATE, DELETE, INSERT.

Tabel
Tabel adalah kumpulan data atau informasi. Tabel terdiri dari record dan field dimana record adalah kumpulan data atau informasi per baris sedangkan field adalah kumpulan data atau informasi yang diletakkan per kolom sesuai dengan kondisi tertentu.
Pemilihan Data
Pemilihan data dalam perintah SQL menggunakan perintah SELECT. Bentuk dasar dari perintah SELECT adalah :

select “column1″
[,”column2”,etc]
from “tablename”
[where &”condition&”];
[…] = optional

Column1, column2 adalah kolom – kolom yang dipilih untuk ditampilkan datanya. Apabila semua kolom yang ada akan ditampilkan column1, column2 dapat diganti dengan tanda *.

Tablename adalah nama tabel yang datanya akan ditampilkan.

Contoh sederhana perintah SELECT :

select * from data_pegawai;

Keterangan : Tampilkan semua field yang terdapat pada tabel data_pegawai

Where adalah untuk pemilihan data berdasarkan kondisi tertentu.

Tanda – tanda yang dapat digunakan pada pemilihan data berdasarkan kondisi tertentu adalah :

= Equal
> Greater than
< Less than
>= Greater than or equal
<= Less than or equal
<> Not equal to
LIKE

Contoh penggunaan tanda equal (=) :
Tampilkan semua data dari tabel data_pegawai yang bernama Andi

select * from data_pegawai where nama =’Andi’;

Fungsi LIKE digunakan untuk menampilkan data – data yang mengandung huruf yang didefinisikan oleh fungsi LIKE.

A% : Data huruf pertamanya adalah A
%A% : Data yang mengandung huruf A
_A% : Data yang huruf kedua dari depan adalah A
Contoh penggunaan LIKE :
Tampilkan semua data dari tabel data_pegawai yang mengandung huruf A

select * from data_mahasiswa where nama like ‘%A%’;

Perlu diingat bahwa perintah – perintah SQL membedakan huruf besar dan huruf kecil. Untuk data yang bertipe data string atau char menggunakan tanda kutip tunggal ().

 

-NORMALISASI- 10 Februari 2010

Filed under: Uncategorized — dhitaketawa @ 9:25 am

Normalisasi yaitu suatu proses memperbaiki dengan model data relasional dan secara umum lebih tepat dikoneksikan dengan model data logika.

Normalisasi dilakukan sebagai uji coba pada suatu relasi secara berkelanjut untuk menentukan apakah relasi tersebut sudah baik atau masih melanggar aturan-aturan standar yang diperlukan pada suatu relasi normal.

Relasi normal yaitu relasi yang sudah dapat dilakukan proses insert,delete,update dan modity pada satu atau beberapa atribut tanpa mempengaruhi integritas data dalam relasi tersebut.

Keuntungan relasi

–        Meminimalkan ukuran penyimpangan yang diperlukan untuk penyimpanan data

–        Meminimalkan resiko error data pada basis data

–        Meminimalkan kemungkinan anomaly/penyimpangan pembaruan

–        Memaksimalkan stabilitas struktur data

Bentuk / tingkat normalisasi

–        Bentuk tidak normal (unnormal form)

–        Bentuk normal pertama (1NF)

–        Bentuk normal kedua (2NF)

–        Bentuk normal ketiga (3NF)

–        Boyce codd (BCNF)

–        Bentuk normal keempat (4NF)

–        Bentuk normal kelima (5NF)

1. Unnormal – kumpulan data yang akan direkam,tidak ada keharusan mengikuti format tertentu,dapat saja data tidak lengkap atau duplikasi.data dikumpulkan apa adanya sesuai saat menginput.

2. INF – dilakukan penghilangan beberapa group elemen yang berulang agar menjadi satu harga tunggal yang berinteraksi diantara setiap baris pada suatu table dan setiap atribut harus mempunyai nilai data atomc.

Atomc – nilai terkecil yg memiliki sifat induknya bila dipecahkan lagi maka tidak memiliki sifat induknya.

Syarat / cirri INF

–        Setiap data dibentuk dalam flat file,data dibentuk dalam satu record nilai dari field2 atomc

–        Tidak ada set atribut yang berulang atau nilai ganda

–        Telah ditentukannya primarykey untuk table/relasi tersebut

–        Tiap atribut memiliki satu pengertian

3. 2NF – didasari oleh konsep ketergantungan funsional sepenuhnya

Cirri 2NF

–        Bentuk data telah memenuhi criteria bentuk normal kesatu

–        Atribut bukan kunci (nonkey) harus lah memiliki ketergantungan pada primary key

–        Kunci field harus lah unik dan dapat mewakili atribut.

4. 3NF – menghilangkan ketergantungan transitif

CIRI 3NF

–        Bentuk data telah memenuhi kriteria bentuk normal kedua

–        Atribut bukan kunci haruslah tidak memiliki ketergantungan transitif

–        Seluruh atribut yang ada bergantung penuh pada kunci primary nya.

5. BCNF – suatu relasi dikatakan telah memenuhi kriteria BCNF jika setiap determinan adalah suatu candidate key. BCNF tidak mengharuskan suatu relasi harus sudah dalam bentuk normal ketiga baru bisa dibentuk kedalam BCNF..bisa dikatakan BCNF ini lebih baik dari 3NF sehingga setiap relasi didalam BCNF juga merupakan relasi dalam 3NF. Walaupun demikian tidak semua relasi perlu di transformasikan sampai ke BCNF ada kalonya suatu relasi sudah normal sampai uji normal ketiga dan tidak perlu dilanjutkan kedalam bentuk BCNF.

CIRI BCNF

–        Masing-masing atribut utama bergantung fungsional penuh pada masing kunci dimana kunci tsb bukan bagiannya.

–        Jika setiap determinan atribut-atribut relasi adalah kunci relasi

–        Jika kapan pun fakta-fakta disimpan mengenai beberapa atribut,maka atribut ini merupakann satu kuncu key

–        BCNF dapat memiliki lebih dari satu kunci

–        Property penting BCNF adalah relasi tidak memiliki informasi yang terdalam.

6. 4NF – jika relasi dalam BCNF dan tidak berisi ketergantungan banyak nilai untuk menghilangkan ketergantungan banyak nilai dari satu relasi maka membagi relasi menjadi dua relasi baru,masing-masing relasi berisi dua atribut yang mempunyai hubungan banyak nilai.

7. 5NF – berurusan dengan property yang disebut join tanpa adanya kehilangan informasi bentuk 5NF juga disebut PJNF (projection join normal form). Kasus ini sangat jarang muncul dan sulit dideteksi secara praktis.

 

DBMS (DATABASE MANAGEMENT SYSTEM) 9 Februari 2010

Filed under: Uncategorized — dhitaketawa @ 12:12 pm

Yaitu koneksi terpadu dari database dan program-progarm computer yang digunakan untuk mengakses dan memelihara database.

TUJUAN DBMS -> untuk menyediakan suatu lingkungan yang mudah dan efisien untuk penggunaan,penarikan dan penyimpanan data dan informasi.

DATABASE

–      Database-> sekumpulan database yang tersimpan pada media penyimpanan.

–      Data-> sekumpulan deskripsi dari benda-benda dan kejadian yang selalu berinteraksi sehari-hari atau sekumpulan fakta-fakta.

–      Informasi -> merupakan data yang ditempatkan didalam konteks lebih singkatnya lagi data yang telah diolah.

Komponen DBMS

HARDWARE SOFTWARE DATA

PROCEDURES

PEOPLE

KEUNGGULAN DBMS disbanding dengan system berbasis kertas

–      Kepraktisan

–      Kecepetan

–      Mengurangi kejemuan (kebosanan)

–      Informasi lebih akurat

OBJEK DATABASE

Bit -> bagian terkecil yang bisa di wakili dengan numeric,symbol-symbol khusus,gambar dan alphabet.

Byte ->merupakan kumpulan dari bit-bit yang sejenis

Field/kolom -> sekumpulan byte-byte yang sejenis

Record/baris -> kumpulan dari baris

Atribut -> relasi fungsional dari satu objek ke objek set yang lain

Entitas/file/entity -> kumpulan dari record-record yang sejenis dan mempunyai elemen yang sama,atribut yang sama,namun berbeda-beda data valuenya.

Degree/derajat -> merupakan banyaknya relasi atribut yang berbeda didalamnya

Key/kunci elemen data -> elemen record yang dipakai untuk menemukan record tersebut atau juga digunakan untuk mengidentifikasi entitas/record.

MACAM-MACAM KEY

–      Super key -> satu atau lebih dari suatu table yang dapat digunakan untuk mengindentifikasi entitas/record dari table tersebut

–      Candidate key -> super key dengan jumlah atribut minimal

–      Primary key -> salah satu dari kandidat key yang dapat dipilih/ditentukan menjadi primary key

–      Alternate key -> candidate key yang tidak terpilih menjadi primary key

–      Foreign key -> sembarang atribut yang menunjuk pada primary key pada table yang lain

–      External key -> merupakan suatu atribut lexical yang nilai-nilainya selalu mengidentifikasi satu objek

Ada 3 syarat

1.key tersebut lebih natural

2.key tersebut lebih sederhana

3.key tersebut terjamin keunikannya.

RELASI OBJEK

Entitas relationship diagram (diagram hubungan entitas) dikenal dengan istilah ER diagram atau ERD yaitu suatu model jaringan yang menggunakan susunan data yang di simpan dalam system secara abstrak.

Element-element ERD

–      Atribut

–      entitas

–      relationship -> hubungan alamiah yang terjadi antara entitas

–      relationship degree -> jumlah entitas yang berpartisipasi dalam satu relationship

TAHAPAN pembuatan ERD

ERD dibuat secara bertahap,setidaknya ada 2 kelompok pertahapan yang biasa digunakan :

1.tahap pembuatan ERD awal

2.tahap optimasi ERD

LANGKAH-LANGKAH menghasilkan ERD

–      mengidentifikasi dan menetapkan seluruh entitas yang akan terlibat

–      menentukan atribut-atribut key dari masing-masing entitas

–      menentukan kardinalitas untuk setiap relasi

–      melengkapi entitas dan relasi dengan atribut-atribut deskriptif.

Tujuan utama ERD adalah untuk menunjukan objek2 (entitas) apa saja yang ingin dilibatkan dalam sebuah basis data dan bagaimana hubungan yang terjadi diantara objek entitas t

 

SQL (struktur query language) 7 Februari 2010

Filed under: Uncategorized — dhitaketawa @ 6:25 am

Sql merupakan bahasa query standar yang digunakan untuk mengakses basis data relasional. Standarisasi SQL dilakukan oleh ANSI (America national standar institutian).standarisasi SQL sekarang dilakukan olek ANSI dan ISO (internation standar organization).SQL diterapkan pada system R.sebuah projection riset pada laboratorium riset san jase,IBM. SQL dapat dijumpai pada berbagai plat form.SQL dapat digunakan secara berdiri sendiri atau dilekatkan pada bahasa-bahasa lain. Sql juga telah menjadi bagian dari sejumlah DBMS.

SQL tidak hanya sebagai bahasa query tapi mencakup kemampuan lain,yaitu :

–       Pendefinisian struktur data

–       Pengubahan data

–       Pengaturan secoritas,dll.

SQL juga disebut sebagai subbahasa data.karena sql tidak mendukung persyaratan bahasa yang lengkap,sekalipun sql dapat dipakai  untuk mengakses basis data.SQL tidak menyediakan hal-hal berikut ini :

–       Pernyataan pengulangan kondisi (semacam if )

–       Pernyataan pengulangan/interasi (semacam repeat pada pascal)

FUNGSI SQL PADA DBMS

–       Sebagai bahasa administrasi basis data yaitu dipakai oleh DBA (database administrator)

–       Sebagai bahasa query interaktif yaitu pengguna dapat memberikan perintah-perintah untuk mengakses data yang sesuai dengan kebutuhan.

–       Sebagai bahasa client/server yaitu dipakai untuk mengimplementasikan system client/server.

ELEMENT DASAR SQL

1.konstanta -> menyatakan nilai yang tetap

2.ekspresi -> segala sesuati yang menghasilkan nilai

3.predicate -> selalu menghasilkan value/nilai bertipe Boolean,hanya true atau false macam-macam predicate dalam sintax sql.

 

DML (data manipulation languange) 6 Februari 2010

Filed under: Uncategorized — dhitaketawa @ 3:58 am

DML bisa dibilang perintah untuk memanipulasi data pada basis data..contohnya perintah untuk memilih data ( query),menyisipkan,mengubah dan menghapus data dalam basis data.

penambahan data (insert) pada sebuah tabel :

syntax

INSERT INTO <nama_tabel> [(field1,field2,…fieldn)] VALUES <list values>.

<list values> bisa berbentuk nilai tunggal atau berbentuk SQL query.syarat dari <list values> yaitu jumlah,urutan dan jenis datanya harus saama. contoh : insert into mahasiswa (nrp,nama,alamat) values (‘515100233′,’dhita’,’batam’);

penambahan data (update) pada sebuah tabel :

syntax

UPDATE <nama_tabel> SET <field1> = <nilai1> [<field2>=<nilai2>,….<fieldn>=<nilain>]..

contoh: UPDATE  mahasiswa SET nama= ‘dhita’  WHERE  nrp = ‘5102311315’;

penghapusan data (delete) pada sebuah tabel:

syntax

DELETE FROM <nama_tabel> [ WHERE  <kondisi>]

contoh: DELETE FROM mahasiswa WHERE nrp = ‘5105100134’;

DML digunakan untuk mengambil,memasukan dan memodifikasi informasi database.perintah-perintah ini akan digunakan oleh semua database selama operasi rutin database..

perintah DML yaitu insert,select,update,update dan delete